I just dont know what I really should write on this post. there are times when I post some weird words, weird stories bout loneliness, bout denial, bout longing for someone, bout what happen to myself & my feeling. Yeah I've done it before and again adan again in this post. But sometimes an era must be ended. I cannot go turn around and around like that. Nearly 5 years, that feeling comes to me again & again. Its torture for someone like me who never share it to somebody. I keep strugling with my own feeling. I use denial, I use distraction, I use some profane words just to keep myself from admitting my own feeling. Sometimes it's hard, need tons of will & also a lot of words from other people to block my other side of me (that people particularly is Trent Reznor)
NOTE : Hey, Trent. have you ever been thinking that one of your fans using some of your words to deny himself, to deny his own feeling. It's kinda like the lyrics from "Hurt" but without the reference to drug.
Enough with english word, back to my own mother languange.
Akhir semua masa itu harus berakhir. Aku selalu memikirkan bhawa hal ini akan berakhir lewat sebuat email yg besarnya tidak akan lebih dr beberepa puluh kb saja & gk mugkin akan lebih cepeat dr tahun 2009. Tp entah kenapa, tadi pagi subuh, pukul 4 lebih sedikit (waktu SGP), diriku yg sebenarnya sudah tidak dapat dibendung lagi. He breaks down & cry. Krn 5 tahun dia sudah ditekan oleh logic part of my mind. 5 tahun dia meronta2 ingin keluar tp karena si logic tidak pernah tau bagaimana cara membantu si feeling, akhirnya dia hanya menekan feeling terus menerus agar tidak terus berteriak-teriak. Memang tidak selamanya si felling tertekan, ada waktunya dia menyendiri dgn gitar di tangan di menyanyikan seluruh isi hatinya. Si logic cant do anything bout it. Krn feeling is more like a child, a pure & honest child dan si logic adalah anak yg tidak cukup dewasa tp dia benar2 mempunya tugas utk mengendalikan dirinya sendiri plus a raw need from si feeling.
Beginilah gambaran singkat dr proses pembebasan si feeling tadi pagi. 3 jam si logic menghadapi L. Dia hanya memberikan guyonan some talking & talking. Logic berpikir, ini sudah malam tidak mgkn L akan online lbh lama, paling sebentar lagi L akan mengatakan "aku dah selesai cek emailnya, mau off besok harus bangun pagi krn ada bla--bla--bla." Everytimes it happen, si feeling is crying coz he miss L so much. But logic gives him distraction, sometimes give him his game addiction, or kadang jika dia terlalu berteriak dia mensupress-nya dng pikiran yg menurut si logic masuk akal. Setelah bertahun2 berjuang. Beberapa bulan lalu Logic benar2 menang mutlak, feeling tidak pernah menangis lagi soal L. Dia lebih enjoy melihat cewek2 yg kadang manis kadang tidak terlalu manis, yg kadang2 juga berpakaian pendek. Logic memberi feeling perasaan "how to enjoy your being as a real man". Pada saat ini memang benar si feeling is completely numb to L. Logic bahkan berhasil give feeling his true beauty that he really like. He shows him E. A fully grown up & young woman of E. She is very sweet, cute, and like a sunshine that shine through my darkest night of mid term.
Tapi, logic tidak pernah berpikir bahwa suatu saat akan ada si S yg tiba2 entah kenapa bisa mampir di kelas. Mgkn krn hollowness yg sudah beberapa bulan ada, feeling kembali melompat kegirangan ketika melihat S. Logic tidak abis pikir soal hal ini. Bahkan krn hal ini, Logic menduga, krav maga pun bisa tidak berjalan krn si feeling benar2 memikirkan S. Logic says DAMN I need to do another hard work to leash feeling from freaking out again. This time, logic memberi feeling sedikit kebebasan, dia membiarkan feeling melakukan beberapa hal yg dia anggap pantas utk si S. Logic berpikir suppresing tidak akan terlalu efektif lagi buat feeling, sudah lama dia merasakan hal itu. Tp ada hal lain yg tidak diketahui logic, feeling seperti mendapat minuman berenergi gara2 beberapa baris message tersebut.
dan........... (kembali ke topik awal pembebasan tadi pagi) akhirnya feeling menjadi terlalu kuat & justru logic lah yg di-suppress saat ini. Jadi saat itu Logic hanya bermain tebak2an dgn si L. But at a right point, feeling menyenggol jatuh si Logic & menuncinya sehingga dia tiak bisa berkutik lagi. Feeling gives the most important clue "dia adalah org yg plg kamu kenal lebih drpd org lain". Akhirnya semuanya berjalan seperti bola salju, segera saja L nangkep kl yg dimaskud si feeling adalah di L sendiri. Feeling yg benar2 raw with his savage boldness akhirnya really tells L his truth. So at 4 Am pass a couple of minutes. Feeling tells L that she is really "his first lover". Logic hanya bisa menarik napas panjang, dia tidak bisa apa2 lagi. Dia membiarkan feeling menangis ketika dia mengatakan "It always U" . Dan setelah saat itu benar2 feeling mengambil alih seluruh pembicaraaan, benar2 semua hal yg telah bertumpuk setelah 5 tahun bobol semua, hampir beberapa hal krusial dia katakan dgn penuh kejujuran. Feeling benar2 raw, pure, and as honest as a child feeling. The wall is really broken down, tembok yg dibangun oleh Logic benar2 jebol & now it cannot be repaired again. Too much effort need to be done. Jd saat ini logic mulai mencari rencana utk membendung feeling sebelum dia jatuh lg ke hal yg sama seperti tadi terhadap S. Sekarang short term planning is mencegah feeling supaya tidak menceritakan hal ini ke siapa-pun kecuali org yg sangat dia percaya. Dan logic melihat sepertinya feeling benar2 sependapat soal hal ini. So they now, give each other hand & shake it, with a genuine smile in their faces as a sign of agreement.
So in case u didnt notice logic & feeling is two kinds of personality inside me. Yes it represent the two sides of Rendy Andrian. And Rendy is the one who write this story.
So the conclusion of these whole 5-years story is just Rendy has fallen in love once dan mulai saat ini dia akan menerima dan mengakui hal ini (dgn peraturan si penanya adalah org yg disetujui oleh feeling & logic). Dgn cara (yg kurang bagus) lewat tulisan di yahoo messanger & tebak2an akhirnya dia berhasil mengutarakan hal itu ke L lgsg. Beberapa jam setelah hal itu dia merasa seperti telanjang. Rendy menelanjangi perasaannya sendiri. Tapi dgn cara pikir bahwa ini adalah suatu proses pedewasaan bagi diriny sendiri dan mgkn juga utk L. Dia akhirnya merasa lebih confidence bout his future.
Sebagai catatan setidaknya dia tidak terlalu malu kalau suatu saat ditanyai oleh Dhanny W (yg kabarnya udah gonta-ganti pacar & sampe hari justru bgg sendiri waktu ada cewek yg jsutru suka duluan sama dia).
As an epilogue. Rendy bertanya ke L, "what do u feel bout me ?" . dan seperti yg telah diduga bertahun2 lalu L benar2 tidak pernah merasakan apa2 ke Rendy. L hanya merasa bahwa Rendy adalah teman yg cukup asyik diajak ngobrol. That's all.
So what about the continuation of my relationship with L. Aku rasa kita tidak mgkn menjadi couple krn terlalu byk yg harus dikorbankan jika hal itu terjadi.
Pertama dari sisiku sendiri. Tidak mgkn aku akan pulang & bekerja di indonesia dalam waktu dekat ini. Aku tidak bisa tahan dgn gaji 2 juta sebulan di sebuah kota besar yg carut marut. Aku masih punya banyak mimpi, yg paling deakt & simpel aku ingin upgrade mobo + procie + DDR3 dr hasil keringatku sendiri. Yg agak mahal lagi MY LOVE TO TAYLOR GUITAR is too strong, aku benar2 ingin membeli sebuah Taylor 714CE yg harganya Rp 31 jt lebih dgn uangku sendiri. DAn aku juga ingin membahagiakan papi mami dgn menjadi anak yg berhasil & syukur jika aku bisa mengajak mereka berdua keliling dunia.
Dari sisi L (menurut pandanganku) dia tidak terlalu punya feeling ke aku, she thinks we're only friends not much or less. Seumpama-pun dia punya feeling ke aku, sangat berat bagi kita berdua buat long distant. Jikalau tetap dipaksakan, tidak mgkn L akan menyusulku ke sini & cari penghidupan di negeri lain ini. It's just impossible ! aku ngak yakin dia bakal berani & ortunya tidak bakal mengijinkan krn dia adalah anak paling kecil & cewek pula.
Mkgn bagi yg baca post ini, hal ini tidak lebih dr kisah cinta seorang laki2 yg baru pertama kali mencitai seorang wanita, but for me : ini adalah sebuah titik balik yg penting dalam hidupku
RENDY WON'T BE THE SAME MAN AGAIN AFTER 4 AM AT 19/10/2008 (SGP time).
nb: THX L for our friendship, you've change the way I live. the way I think. Hope u can find a very worthy man soon. Who 10000x times love u more than I do.


No comments:
Post a Comment