Tulisan ini adalah loose sekuel dari psoting ”Sinetron”. Kali ini saya ingin membandingkan antara sinetron Indonesia dan sinetron Amerika. Untuk sinetron Amerika saya memakai film berjudul Supernatural yang ditayangkan setiap hari Senin sampai Jumat di Trans 7. Untuk sinetron Indonesia saya tidak mengambil contoh film tertentu, tapi saya akan membatasi pada kisah yang berkisah tentang keluarga bukan action, misteri, atau legenda.
Sekilas tentang Supernatural. Film ini menceritakan tentang 2 saudara yaitu Dean dan Sam Winchester yang berkeliling Amerika untuk menyelidiki dan membasmi demon dan makhluk-makhluk halus.
Saya sengaja memakai Supernatural sebagai perbandingan karena isi ceritanya yang bersifat fiksi. Hal ini saya anggap setara dengan sinetron Indonesia yang memang ceritanya juga cenderung ke arah fiksi. Mengapa saya katakan cenderung ke arah fiksi ? Hal itu dikarenakan sinetron Indonesia memakai tokoh manusia yang normal, tidak punya kekuatan super dan umumnya tidak ada makhluk-makhluk gaib. Hal ini sangat kontras dengan isi ceritanya yang sangat-sangat fiksi (baca: tidak masuk akal). Bagi penonton yang kritis bisa saja timbul pertanyaan apa orang jahat itu selalu suka marah sambil melotot dan berteriak, selalu ingin menyakiti tokoh protagonis yang jumlahnya hanya beberapa, selalu ingin merebut kekayaan orang lain, dsb ? Sebagai perbandingan tokoh antagonis di Supernatural biasanya adalah demon, setan, atau makhluk-makhluk gaib. Tentu kita tidak perlu mencari penjelasan logis mengapa setan ingin mengambil roh manusia, makhluk jahat pasti ingin roh manusia untuk tujuan-tujuan jahat, tetapi jika ada tokoh yang melakukan berbagai tindakan jahat hanya untuk menguasai harta 1 orang. Tentu sangat aneh. Padahal ada banyak cara positif maupun negatif untuk mendapatkan banyak uang, tetapi tokoh antagonis cuma sibuk mencari cara merebut harta dari satu orang saja. Contoh lain, makhluk jahat misalnya rakhsasa yang gemar membunuh orang, tentu tidak perlu dipertanyakan lagi. Kalaupun penonton sangat penasaran cari saja lewat google pasti akan banyak cerita mitos atau legenda yang menceritakan tentang makhluk itu. Sedangkan jika kita melihat sinetron Indonesia, karakter A yang digambarkan sebagai siswa SD sudah bisa membuat rencana jahat untuk mencelakai orang lain dan yang lebih tidak masuk akal lagi rencananya berhasil.
Inti dari tulisan ini adalah semua sinetron isinya tidak ada yang masuk akal baik dari Indonesia maupun luar negeri. Dan kadang-kadang juga berisi hal-hal yang tidak nyata, tetapi seakan-akan nyata. Sebaiknya kita semua lebih bijak untuk menanggapi isi sinetron itu sendiri agar tidak terpengaruh dengan khayalan yang diceritakan di dalamnya.


No comments:
Post a Comment