Remember the Time

A piece of paper to write everything I like.

Friday, October 5, 2007

About Education

We don't need no education
We don't need no thought control
No dark sarcasm in the classroom
Teachers, leave them kids alone
Hey, teachers, leave them kids alone
All in all it's just another brick in the wall
All in all you're just another brick in the wall


Ini adalah lirik dari lagu yg berjudul Another Brick in The Wall part 2. Ditulis oleh Pink Floyd dan terdapat pada album The Wall yg dirilis pada tahun 1979.


Saya sengaja menonjolkan baris paling atas dari lirik tersebut. Terlepas dari filosofi atau arti yg dimaksudkan oleh Pink Floyd, menurut saya pendidikan (baca: sekolah) sangat penting. Baik untuk kemajuan orang itu sendiri maupun bagi bangsanya secara langsung maupun tidak langsung. Namun jika sekolah itu penting bagaimana dengan di Indonesia yang biaya sekolahnya mahal dan semakin mahal saja dari waktu ke waktu ?

Beberapa waktu yg lalu saya menonton acara parodi politik News dot Com yg ditayangkan oleh Metro TV hari Minggu malam. Di sana kebetulan ada sedikit pembahasan tentang pendidikan. Ada pernyataan di acara tersebut yang menyebutkan bahwa pemerintah harus bisa menyediakan pendidikan yang murah atau bahkan gratis untuk rakyatnya.

Hal itu terkait dengan biaya seluruh jenjang pendidikan yang semakin mahal dan memberatkan orang tua siswa. Sudah terlalu banyak di negara ini kisah anak yang putus sekolah gara2 tidak memiliki biaya. Dari dua hal tadi pertanyaan saya apakah biaya sekolah yang murah atau gratis bisa menjamin semua anak Indonesia mendapatkan pendidikan yg mencukupi ?

Saya tidak yakin. Saya memakai dasar motivasi anak dalam bersekolah. Bagi keluarga yang tidak mampu masih masuk akal jika anak2 lebih baik bekerja daripada bersekolah, namun tidak jarang kita jumpai anak2 yang orang tuanya mampu, tetapi malas sekolah (baca: belajar). Jika memang sudah malas apakah biaya sekolah murah atau gratis bisa memotivasi anak ini utk belajar ? Saya rasa tidak. Jadi lebih baik anggaran pemerintah digunakan untuk meningkatkan gaji guru dan membangun gedung2 sekolah saja.

Menurut saya, kita tidak perlu bicara yg terlalu muluk tentang biaya sekolah murah atau gratis untuk seluruh anak Indonesia. Pemerintah bisa mulai dengan cara yg sedikit (relatif) lebih ringan yaitu mencari anak2 yg memiliki keunggulan2 dalam satu bidang misalnya ilmu eksakta, ilmu sosial, seni, olah raga, dll. Jika memungkinkan baik yang ada di kota2 besar maupun di daerah yang sedikit terpencil. Anak2 yg memiliki potensi ini diberikan bea siswa penuh oleh pemerintah untuk mendalami bakatnya dengan sungguh2. Setelah pendidikan selesai, mereka ini harus diwajibkan untuk membantu membangun atau memajukan negeri ini. Memang pada tahap ini kita mengetahui bahwa orang2 yang berpotensi cenderung utk pergi ke luar negeri karena di dalam negeri hanya sedikit yang bisa memanfaatkan dan menghargai bakat mereka. Di sinilah tugas lain dari pemerintah agar orang2 seperti ini tetap mau berada di Indonesia dan mendedikasikan kepandaiannya utk Indonesia.

No comments:

Powered By Blogger